Sabtu, 20 Desember 2014

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo kawan blogger semua, kali ini saya akan memposting bagaimana caranya mengonfigurasi Port Security Violation. Sebelum itu, ane kasih tahu dulu penjelasan dari Port Sticky Violation.
Pada settingan violation ada terdiri dari 3 fungsi yakni : protec, restrict dan shutdown. Tujuannya  adalah agar setiap port pada switch yang telah disetting dengan satu mac address yang dimiliki suatu perangkat tidak bisa diubah. Jika diubah sesuai dengan maksimal pengaturan yang telah diberikan, maka port tersebut akan diberikan sanksi berupa salah satu dari ketiga fungsi tadi.

Dan berikut inilah langkah-langkahnya :

1. Yang pertama, buka Cisco Packet Tracer, lalu buatlah topologi seperti ini



  • Violation Shutdown
 1. Lakukanlah konfigurasi seperti gambar dibawah ini



2. Lalu pada router, kita coba mengubah mac address yang router gunakan pada interface Fa0/0 (yang terhubung ke switch) dengan mengubahnya dua kali. Maka, setelah kita mengubah mac addressnya akan ada tulisan “jaringan mati” atau bertuliskan state to down




3. Begitu juga pada warna aksesnya yang berubah menjadi warna merah. Hal ini menandakan, bahwa port atau interface Fa0/1 pada switch telah dimatikan atau shutdown





  • Violation Restrict
1. Restrict sendiri berarti membatasi. Artinya ketika ada suatu perangkat yang memaksa untuk mengganti mac address sesuai dengan batasan yang telah diberikan. Maka ia akan dibatasi oleh tidak bisanya mengirim data.
dan seperti inilah konfigurasi nya




2. Lalu kita coba mengganti mac address pada router di switch nya menggunakan konfigurasi di bawah ini




3. Kemudian kita lihat topologi nya, tidak akan ada yang berubah menjadi merah dikarenakan restrich hanya membatasi saja




  • Violation Protect
1. Berikut ini konfigurasi nya



2. Kemudian kita ganti mac address pada router di switch nya dengan menggunakan perintah berikut




3. Kemudian kita lihat pada topologi nya, aksesnya tidak akan berubah warna, tetap akan berwarna hijau











Dan begitulah postingan yang saya buat kali ini, jika ada kata kata yang salah mohon dimaklumi. Kurang lebihnya mohon dimaafkan.
Sekian dan terima kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.






1. Pertama, kita buka Aplikasi Cisco Packet Tracer, lalu buat topologi seperti dibawah ini
Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo kawan blogger semua, kali ini ane akan memposting bagaimana caranya mengkonfigurasi Port Security Sticky. 
Berikut inilah cara-caranya :


2. Kemudian, setting IP pada tiap-tiap komputer, lalu Ping di CMD




3. Lalu kita konfigurasi Switch dan lakukan konfigurasi seperti gambar dibawah ini



4. Jangan lupa untuk menyetting Port Interface yang terhubung dengan perangkat dengan settingan yang sama yaitu Sticky




5. Saat kita mencek tabel mac address nya. Maka, yang tersedia pada tabel mac address itu hanyalah tampilan interface Fa0/1. Hal ini disebabkan karena settingan sticky itu sendiri.

6. Konsep dari settingan sticky itu adalah menyetting port security secara otomatis. Jadi ketika ada perangkat yang terhubung pada port dan melakukan pengiriman paket data atau ping, maka secara otomatis, mac address pada perangkat tersebut akan terdeteksi oleh system pada switch dan secara otomatis mac address tersebut akan menetap menjadi konfigurasi yang tetap pada port security dan tidak akan hilang



7. Oleh karena itu, untuk memunculkan kembali interface yang lainnya pada tabel mac address, kita harus melakukan pengiriman paket data atau ping ke semua perangkat di CMD




8. Setelah itu kita lihat settingan port securitynya. Maka, pada setiap mac address akan tersetting sebagai SecureSticky sesuai dengan interface yang terhubung



9. Sama seperti settingan sesudahnya, setting port security static. Pada settingan port security sticky, jika kita pindahkan port 1 dan 2. Lalu kita lakukan pengiriman paket data maka akan request time out dan jaringan pada port yang dipindahkan akan mati dan pada topology juga akan berubah warna dari warna hijau menjadi warna merah





Dan begitulah postingan yang saya buat kali ini, kurang lebihnya mohon dimaafkan. Jika ada kata kata yang salah, mohon dimaafkan juga.
Sekian dan terima kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo kawan blogger semua, kali ini ane akan memberikan sebuah postingan, yaitu postingan bagaimana cara mengkonfigurasi port security static.

Berikut inilah caranya : 

1. Pertama kita buka aplikasi Cisco Packet Tracer, lalu buat topologi seperti gambar dibawah ini

2. Kemudian Setting IP untuk setiap komputer dengan IP yang sama agar semua nya dapat terhubung

3. Kemudian setting router nya, lalu lakukan konfigurasi IP didalamnya, dengan klik pada router dan masukkan IP pada interface fast ethernet 0/0 dengan IP 10.10.10.1




4. Bukan hanya router saja yang harus diberi IP, setiap komputer juga harus diberikan IP, seperti gambar dibawah ini





5. Kemudian, kita setting IP pada setiap komputer dengan IP yang harus berurutan

6. Kemudian kita lakukan ping pada setiap komputer, dengan maksud agar dapat menciptakan tabel Mac Address




7. Kemudian kita cek tabel Mac Address pada switch dengan menggunakan perintah show mac-address-table




8. Langkah selanjutnya, kita buat konfigurasi port security pada interface fast ethernet 0/1 pada switch dengan cara mengcopypastekan mac address yang terhubung dengan interface fa0/1




 9. Kita juga harus membuat settingan port security pada interface fa0/2, fa0/3, fa0/4 dan fa0/5, seperti gambar dibawah ini




10. Kemudian, cek tabel mac address dengan perintah show mac-address tableMaka seluruh mac address akan berubah menjadi static




11. Dengan menggunakan perintah show port-security address ini, maka akan terlihat seperti pada gambar dibawah ini, mac address sudah tersetting sebagai secure configure





12. Ketika saya menukar port yang ke 1 dengan port yang ke 2, maka pada saat melakukan ping di CMD, maka yang terjadi adalah muncul tulisan Request Time Out




13. Dan setelah melakukan Ping, maka pada switch akan muncul seperti yang dibawah ini





14. Dan kemudian kita lihat kembali ke topologi nya, maka akan ada komputer yang berwarna merah, yang berarti komputer tersebut sudah shutdown dengan sendirinya





15. Untuk menghilangkan semua konfigurasi nya, bisa dengan perintah reload. Otomatis akan hilang hasil konfigurasi yang kita buat tadi



Dan begitulah postingan yang saya buat kali ini, kurang lebihnya mohon dimaafkan. Jika ada kata yang salah, mohon dimaklumi.

Wassalamualaikum Wr. Wb.  

Selasa, 16 Desember 2014



Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo kawan blogger semua, kali ini saya akan memposting bagaimana cara mengkonfigurasi NFS di debian. Sebelum itu, saya akan berikan apa itu Network File System. Network File System (NFS)  itu merupakan proses remote host  mounting storage yang berada pada server dan mengakses file-file yang berada pada storage tersebut seolah-olah storage tersebut di-mount ­ space padastorage yang dimiliki server kepada beberapa client.
Dan berikut ini cara-caranya : 



Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika hanya videonya saja yang diposting, bukan dengan penjelasannya juga.
Sekian dan Terima Kasih 

Wassalamualikum Wr. Wb.




Assalamualikum Wr. Wb. 

Hallo kawan blogger semua, kali ini saya akan memposting tentang carnya mengkonfigurasi Samba di debian. Sebelum itu saya jelaskan apa itu itu samba. Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.
Dan berikut ini cara-caranya : 



Mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika hanya videonya saja yang diposting, bukan dengan penjelasannya.
Sekian dan Terima Kasih

Wassalamualikum Wr. Wb.



Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo kawan blogger semua, kali ini saya akan menyampaikan postingan tentang Backup dan Restore TFTP Packet Tracer. 
Sebelum itu, apakah kalian tau apa itu Backup dan Restore? Backup adalah proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli. Salinan data yang dibuat disebut dengan “data backup”. Manfaat dari proses backup diantaranya, mengembalikan kondisi suatu sistem komputer yang mengalami kerusakan atau kehilangan data, mengembalikan suatu file yang tanpa sengaja terhapus atau juga rusak. Sedangkan Restore adalah Memperbaiki ulang system registrasi software yang rusak dengan menggunakan media backup software yang sudah disiapkan.
Dan berikut ini caranya :



Sekian dari postingan ini, mohon dimaafkan jika saya hanya memberikan videonya saja, bukan dengan penjelasannya juga.
Sekian dan Terima Kasih

Wassalamualikum Wr. Wb.





Assalamualaikum Wr. Wb.

Kali ini saya akan membahas sekilas tentang Sistem Kabel Jaringan.
Apa itu kabel?
Kabel adalah sebuah medium yang dipakai data dan informasi untuk bergerak dari satu perangkat jaringan ke perangkat lainnya.
dan berikut ini ulasannya :

1. Jenis-jenis Kabel
   A. Kabel Terpilin (Twisted Pair Cable)
        A.1 Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
  • Kabel UTP merupakan jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.
  • Kualitas kabel UTP sangat bervariasi mulai dari setingkat kabel telepon sampai dengan kabel yang berkecepatan sangat tinggi.
  • Kabel UTP memiliki 4 pasang kawat kabel yang dibungkus menjadi satu.
  • Tiap pasang kawat diplintir dengan jumlah puntiran per inci yang berbeda untuk meghilangkan interferensi antar pasang dan interferensi perangkat listrik.
  • Semakin kuat puliran kabel maka senakin cepat transmisi kabelnya.
            A.2  Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
  • STP digunakan untuk jaringan di lingkungan yang memiliki interferensi listrik yang sangat tinggi.
  • STP memiliki pelindung berupa alumunium foil
  • Tambahan pelindung pada kabel STP membuatnya menjadi lebih besar dan lebih berat
  • Kabel STP banyak dipakai pada jaringan dengan topologi token ring
     B. Kabel Coaxial
          B.1 Thick coaxial
  • Kabel ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10 BASES yang mempunyai diameter rata-rata 12 mm dan diberi warna kuning, sehingga sering disebut Thick Ethernet atau disngkat dengan Thick Net
           B.2 Thin Coaxial
  • Setiap ujungnya dipasang terminator 50 ohm
  • Maksimumnya terdiri dari 3 segmen yang terhubung ke perangkat jaringan
  • Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver)
  • Setiap segmen maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk repeater
  • Maksimum panjang kabel per segmen sekitar 300 meter
  • Maksimal jarak antar segmen sekitar 150 meter
  • Kabel thin coaxial banyak digunakan di kalangan radio amatir terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan daya output yang besar
  • Berdasarkan standar IEEE 802.3 10 BASE 2, diameter rata-ratanya 5 mm dan berwarna hitam
  • Kabel ini dikenal dengan nama Thin Ethernet atau Thin Net
    C. Kabel serat optik (Fiber Optic Cable)
  • Saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan cahaya
  • Sumber cahaya yang digunakan adalah laser dikarenakan laser mempunyai spektrum yang sempit
  • Kecepatan transmisi serat optic sangat tinggi
  • Berdasarkan Mode yang dirambatkan : 

  1. Single Mode
  2. Multi Mode
  • Berdasarkan indeks bias core
  1. Step Index
  2. Graded Index


Itu saja yang saya bisa sampaikan, kurang lebihnya mohon dimaafkan, jika ada kata-kata yang salah mohon dimaafkan.
Sekian dan Terima Kasih

Wassalamualikum Wr. Wb.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!